Uniform Resource Locator (Pelokasi Sumber Daya Seragam) — lebih dikenal sebagai URL — mungkin terdengar teknis.
Namun jangan khawatir: ini hanyalah alamat web yang Anda ketik di peramban untuk membuka laman web atau aplikasi web tertentu.
Saat Anda memasukkan URL, situs web diambil dari server penginangannya di suatu tempat di dunia, dibawa melalui bermil-mil kabel ke sambungan Internet lokal Anda dan akhirnya ditampilkan oleh peramban di komputer Anda. Berikut beberapa contoh URL:
http://www.bbc.co.uk/new
untuk membuka situs berita British Broadcasting Corporation (“.co.uk” mengindikasikan registrasi domain Inggris)
http://www.google.com
untuk membuka mesin pencari google
http://www.museodelprado.es
untuk membuka situs web Museo Nacional Del Prado, museum seni berbasis di Madrid. (“.es” mengindikasikan registrasi domain Spanyol)
URL mudah dikenali, karena kita mengetiknya di peramban setiap hari. Dengan memahami bagian-bagian URL, Anda dapat melindungi diri dari serangan keamanan atau scam phishing.
Mari kita lihat apa yang ada di dalam URL pada contoh berikut:
http://www.google.com/maps skema nama inang jalur domain tingkat tertinggi
http = skema
www.google.com = inang
maps = jalur
Bagian pertama dari URL disebut skema. Pada contoh di atas, HTTP adalah skema dan singkatan dari HyperText Transfer Protocol.
Berikutnya, “www.google.com” adalah nama inang tempat situs web berada. Saat seseorang atau perusahaan membuat situs web baru, mereka mendaftarkan nama inang. Hanya mereka yang dapat menggunakannya. Hal ini penting, karena sebab yang akan dijelaskan sebentar lagi.
URL mungkin memiliki jalur tambahan setelah nama inang yang mengarahkan Anda ke laman tertentu di inang tersebut — seperti membuka ke bab atau halaman buku tertentu. Kembali ke contoh, jalur memberitahukan server inang bahwa Anda ingin melihat aplikasi web peta di www.google.com. (Dengan kata lain, Google Maps.) Terkadang jalur tersebut dipindahkan ke depan nama inang sebagai subdomain seperti “maps.google.com”, atau “news.google.com” untuk Google Warta.
Sekarang mari kita bicarakan keamanan. Satu cara untuk memastikan apakah Anda berselancar dalam scam phishing atau situs web palsu adalah dengan memerhatikan secara saksama URL di bilah alamat peramban. Perhatikan baik-baik nama inang — ingat, hanya pemilik sah dari nama inang tersebut yang dapat menggunakannya.
Misalnya, jika Anda mengeklik sebuah tautan dan berharap akan muncul situs web Bank of America:
SAH:
• www.bankofamerica.com adalah URL yang sah, karena nama inangnya benar.
• www.bankofamerica.com/smallbusiness juga merupakan URL yang sah karena nama inangnya benar. Jalur URL mengarah ke sublaman mengenai usaha kecil.
MENCURIGAKAN:
• bankofamerica.xyz.com bukanlah situs Bank of America, melainkan subdomain “bankofamerica” dari situs xyz.com.
• www.xyz.com/bankofamerica juga bukan situs Bank of America, melainkan jalur "bankofamerica" dalam situs www.xyz.com.
Jika Anda menggunakan situs web bank atau melakukan transaksi daring dengan menyediakan informasi sensitif seperti sandi atau nomor rekening, periksa bilah alamat terlebih dulu! Pastikan bahwa skemanya adalah “https://” dan terdapat ikon gembok di bilah alamat peramban Anda. “https://” mengindikasikan bahwa data sedang dikirim bolak-balik antara server dan peramban menggunakan sambungan aman.
Melalui sambungan aman, URL lengkap situs web Bank of America akan terlihat seperti ini: https://www.bankofamerica.com. Sambungan aman memastikan bahwa tidak ada orang lain yang menyadap atau mengganggu informasi sensitif yang Anda kirim. Jadi “https://” merupakan pertanda bagus. Jangan lupa tetap waspada dengan memastikan bahwa Anda benar-benar sedang berhubungan dengan situs web yang sah dengan memeriksa nama inang URL. (Dengan demikian, tujuan untuk mengarahkan sambungan aman ke situs web palsu akan digagalkan!)
Kamis, 14 Juli 2011
Istilah Android...
APK == Android Package, kyk IPA di iPhone (buat pngguna iPhone), SISdi Symbian s60 (ga tau sih skrg masih sis ap ngga), atau JAR di BB(buat pengguna BB) dan java based devices lainnya.. intinya, file2 dgnekstensi .apk bisa digunakan untuk menginstall aplikasi di androiddevice..
BRICK(ed) == kondisi dmana device sudah tidak bisa di-recover,sehingga bisa dianggap seperti batu-bata (brick) yg dapat digunakanuntuk ngelempar anjing (kalau dbutuhkan)..
adb = command buat ngejembatani perintah di android lewat pc..klo adb shell termasuk bagiannya..extensi command adb ada banyak bro, seperti adb push, adb pull, adb install dll...syarat adb bisa jalan = driver adb mesti sdh terpasang di pc...biasanya di device manager (windows) akan terlihat andoid adb composite device, driver adb biasanya dari vendor pembuat devicenya..klo nexus, htc magic, dream bisa pakai driver bawaan usb...kalo motorola milestone bisa dari cd bawaannya atau pakai motorola software update...
adb.exe = bisa di ambil dari sdk (dah include didlm android sdk)..ada di folder tools, untuk mengetahui fungsi command adb bisa dgn mengetik "adb help"
adb shell logcat = buat mengetahui proses yg terjadi diandroid, berguna banget saat experiment flashing rom...
IMAP = Internet Message Access Protocol, salah satu protocol untuk retreive email selain POP3
POP3 = Post Office Protocol 3, salah satu protocol TCP/IP port 110 dalam menarik email
Widget = salah satu aplikasi yang GUI nya lebih bersifat interaktif
GUI = Graphical User Interface , interface aplikasi yang lebih bersifat graphic (gambar ? )
GMS = Google Market Services, tempat download nya aplikasi2 di Android (kayak apps store di iphone, appworld di BB)
Root = super user di salah OS (dalam hal ini Android)
nge-root = proses untuk merubah privilage dari user biasa jadi root
Apps2SD = Proses memindahkan/menyimpan aplikasi ke SDcard selain ke
memori internal,
AOSP = Android Open Source Project,
Boot = Proses menghidupkan handheld,
Bootloader = gabungan SPL dan IPL yg menjadi dasar dr sebuah device,
Bootloader Mode - FASTBOOT load = Tombol Camera + Power, pada mode
boot ini, kita bisa meng-install image sebuah sistem yang ada/ditaruh
di SDcard dengan menekan tombol Power lagi,
Cache2SD = Proses memindahkan/menyimpan Cache dari ROM ke SDcard,
Diagnostic Mode = Tombol Capture + Power. mode boot untuk test ( pake
tombol volume untuk pilih item ),
Normal Mode : cara normal menghidupkan handheld,
OTA : Over The Air, suatu metode pengiriminan data, biasanya istilah
dipake pd aktifitas meng-update (istilah lainna mgkn download),
Recovery Mode : Tombol Home + Power, pada mode boot ini, kita bisa
membuka shell..mem-flash image..bikin Backup maupun Restore. Teken
Safe Mode : Tombol Menu + Power, boot handheld secara normal tetapi
tanpa registrasi dengan Google, makana aplikasi2 yg berhubungan
denganna gk bakalan berfungsi ( Map, Gmail account, Market, dll)
BRICK(ed) == kondisi dmana device sudah tidak bisa di-recover,sehingga bisa dianggap seperti batu-bata (brick) yg dapat digunakanuntuk ngelempar anjing (kalau dbutuhkan)..
adb = command buat ngejembatani perintah di android lewat pc..klo adb shell termasuk bagiannya..extensi command adb ada banyak bro, seperti adb push, adb pull, adb install dll...syarat adb bisa jalan = driver adb mesti sdh terpasang di pc...biasanya di device manager (windows) akan terlihat andoid adb composite device, driver adb biasanya dari vendor pembuat devicenya..klo nexus, htc magic, dream bisa pakai driver bawaan usb...kalo motorola milestone bisa dari cd bawaannya atau pakai motorola software update...
adb.exe = bisa di ambil dari sdk (dah include didlm android sdk)..ada di folder tools, untuk mengetahui fungsi command adb bisa dgn mengetik "adb help"
adb shell logcat = buat mengetahui proses yg terjadi diandroid, berguna banget saat experiment flashing rom...
IMAP = Internet Message Access Protocol, salah satu protocol untuk retreive email selain POP3
POP3 = Post Office Protocol 3, salah satu protocol TCP/IP port 110 dalam menarik email
Widget = salah satu aplikasi yang GUI nya lebih bersifat interaktif
GUI = Graphical User Interface , interface aplikasi yang lebih bersifat graphic (gambar ? )
GMS = Google Market Services, tempat download nya aplikasi2 di Android (kayak apps store di iphone, appworld di BB)
Root = super user di salah OS (dalam hal ini Android)
nge-root = proses untuk merubah privilage dari user biasa jadi root
Apps2SD = Proses memindahkan/menyimpan aplikasi ke SDcard selain ke
memori internal,
AOSP = Android Open Source Project,
Boot = Proses menghidupkan handheld,
Bootloader = gabungan SPL dan IPL yg menjadi dasar dr sebuah device,
Bootloader Mode - FASTBOOT load = Tombol Camera + Power, pada mode
boot ini, kita bisa meng-install image sebuah sistem yang ada/ditaruh
di SDcard dengan menekan tombol Power lagi,
Cache2SD = Proses memindahkan/menyimpan Cache dari ROM ke SDcard,
Diagnostic Mode = Tombol Capture + Power. mode boot untuk test ( pake
tombol volume untuk pilih item ),
Normal Mode : cara normal menghidupkan handheld,
OTA : Over The Air, suatu metode pengiriminan data, biasanya istilah
dipake pd aktifitas meng-update (istilah lainna mgkn download),
Recovery Mode : Tombol Home + Power, pada mode boot ini, kita bisa
membuka shell..mem-flash image..bikin Backup maupun Restore. Teken
Safe Mode : Tombol Menu + Power, boot handheld secara normal tetapi
tanpa registrasi dengan Google, makana aplikasi2 yg berhubungan
denganna gk bakalan berfungsi ( Map, Gmail account, Market, dll)
Langganan:
Postingan (Atom)